Mainan Baru: Orico Transparent HDD 2.5 Enclosure

Mainan Baru: Orico Transparent HDD 2.5 Enclosure

Halo semua. Gimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan sejahtera. Artikel kali ini bercerita tentang casing hard disk internal sekaligus konverter ke USB 3. Sebabnya adalah saya punya HDD 2.5 yang nganggur aja di lemari. HDD 2.5 adalah hard disk ukuran kecil yang biasanya dipakai untuk laptop. Tahun lalu saya beli laptop baru, tapi langsung diganti hard disknya pakai SSD yang dari komputer jadul. Jadinya HDD bawaan laptop disimpen  begitu aja di lemari.

20180107_202409 (Large)
Keadaan Belum Dipasang

HDD Enclosure adalah sebuah wadah untuk menjadikan HDD internal menjadi HDD ekspacar eksternal.  Saya juga baru tau ketika dulu beli konverter SATA ke USB karena mau migrasi data dari HDD komputer yang mulai rusak ke SSD. Dulu beli konverter di salah satu toko komputer di tangerang. Si penjual ngasih dua jenis produk. Yang pertama, konverter SATA ke USB biasa yang isinya kabel-kabel aja. Yang kedua, HDD enclosure merk orico. Karena pertimbangan harga (yang lebih murah) dan fleksibilitas (biasa dipakai untuk HDD 2.5 & 3.5), maka saat itu pilih yang pertama. Tapi rasa penasaran itu tetap ada.

20180103_143439 (Large)
Beli online, masih dalam box

Akhirnya dan mumpung ada rezeki, akhirnya beli HDD Encolusre ini. Pas lagi cari produk di toko online, ternyata ada yang casing transparan dan harganya lebih murah dari yang biasa. Perbedaanya kalau yang transparan ini tidak pakai baut, jadi cuma modal geser-geser aja. Kalau yang non-transparan biasanya pakai baut jadi lebih solid. Tapi saya lebih milih yang transparan soalnya HDD-nya keliatan jadi semakin keren. Oh iya, enclosure ini juga udah USB 3.0 UASP. Kalau kata deskripsi produknya di web, kecepatan USB 3.0 UASP bisa sampai 5 Gbps.

*Ternyata ada yang versi USB 3.1 Type-C yang kecepatannya bisa sampai 10 Gbps. Tapi inget, faktor kecepatan transfer juga tergantung kecepatan harddisknya. Selalu ada bottleneck.

20180107_202428 (Large)
Bahan produknya berkualitas

Pemasangan enclosure ini sangat mudah. Tinggal buka tutup, masukkan HDD, lalu tutup lagi dengan cara digeser. Tidak perlu alat apapun. Begitupun dengan mencopot HDD  dari enclosure. Hanya saja hard disk perlu dicongkel sedikit karena sangat menempel dengan enclosure. Hal ini bagus karena berarti tidak space yang bisa membuat harddisk kendor dan mudah bergeser. Bahan transparannya bagus, tidak tipis juga tidak terlalu tebal. Casing pas dan rapat ketika dipakai, tidak ada kendur. Kabel usb juga bagus dan tebal.

Performanya baik, kecepatan tulis (write) bisa sampai 30 Mbps, sedangkan kecepatan baca (read) bisa sampai 60 Mbps, dengan syarat port PC/Laptop juga USB 3 yang biasanya berwarna biru. Itu merupakan pengetesan real world saat memindahkan sebagian file dari HDD eksternal lama.

Lalu bagaimana benchmark dan perbandingan dengan HDD eksternal dan SSD? Tunggu artikel berikutnya ya. 😀

Salam.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: